Minggu, 7 Desember 2014 At Rektorat Park"
yap "berbagi" disini lebih mengarah ke peristiwa keadaan, nah bingung toh, maksudnya bukan uang yap taulah kalo berbagi uang kepada sesama namanya apa. Namun disini gue lebih mengarah ke "feel".
Mungkin didunia ini ada aja ya orang yang selalu dikucilkan mungkin karena dia berbeda dari yang lain, ada aja orang yang lebih suka sendiri mungkin karena sudah menemukan passion sejatinya (kayak cinta ajee), ada aja yang merasa pengen bersama kawan cuman kok kawannya pada ngilang kemana iniiii....
kalo kata Om Dedy Dahlan, begini.....sebelum gue kasih tau pendapat opinion dari om dedy, saya beri tahu dulu siapa dia.
Dedy Dahlan adalah seorang coach yang menerbitkan buku best tseller "INI CARA GUE", entah kenapa buku2 nya dikamar gue menjadi buku "Best of The Best Book in My Life" opini dia jenaka dan sungguh memotivasi. Kalo sodara gue termotivasi oleh Om Ippo Shantosa, baca aja perkataannya pasti kalian termotivasi, gue aja yang baca ikut termotivasi, tapi gue lebih memilih perkataan Om Dedy wkwkw moso iya mau sama kayak sodara (beda dikit dong).
Dah segitu aja....
Jadi begini kata om dedy (bukan corbuzier yo) kemewahan itu tidk ada gunanya jika kita menggunakannya sendirian, dan tidak berbagi kepada orang lain.
Mungkin enak kali ya kalau menemukan passion sejatinya dan menghabiskan waktu bersamanya seperti contoh diatas. Tapi ada juga contoh diatas yang menunjukan seseorang itu dikucilkan karena berbeda kali ya. Sungguh orang tersebut pasti sangat sendirian dan membutuhkan seorang teman saja yang bisa menerimanya dan berbagi cerita bersama. ada lagi orang yang merasa kesepian dan ingin berinteraksi sosial namun orang2 pada pake jurus "IlangNoJutsu" nah orang seperti ini juga mersakan ingin rasanya berbagi bersama mereka , bercerita, dan sebagainya.
Untuk orang yang telah menemukan passionnya mungkin gk perlu ya dibahas disini, karena konsepnya dia berbagi kepada passionnya, mungkin dia menganggap passionnya adalah cinta nya dan sudah seperti mahluk gitu, sehingga dia tidak merasa sendirian. Meskipun dilihat orang lain seperti menyendiri bersemedi namun baginya dia bersama cintanya. WOOkehhhhh 1 masalah sudah selesai.
oh ya kasian untuk orang yang dikucilkan bukan. Dulu ketika SMA ada seorang temen kelas berwujud wanita yang dikucilkan oleh 1 kelas. tapi gk semuanya kok ada 1 yang ngerti keadaannya ya tentunya ada yang lain si,, cuman menonjolan yang satu itu. Tapi untuk yg lain mereka mencemohnya melaknatnya. Sungguh kejam mereka apalagi yang telah menyakiti hatinya uhhhh sungguh laknat mereka yang me dzaliminya.
yah jujur saja kelas itu kelas gue ketika SMA dulu dan cewe itu ada di kelas gue dan gue termasuk orang yang TERLAKNATTTTTTTT.... dan gue yang paling TERLAKANAAATTT dibanding yang lain. Entah kenapa setiap yang lain mencemohnya dia biasa aja, dan ketika giliran gue yang mulai dia ngancem gue terus nangis, buset dah masalah ke guru ini mah. Tapi kondisi sekarang sudah baikan kok (Alhamdulillah), denger2 die keterima jadi bu bidan tuh wakaka.
okeh hufft untungnya dia masih punya kawan untuk berbagi cerita dan rasa untuk saling memahami.
Jadi masalah ini setengah mateng niiii. Wokehhhh.
Gimana kalo tuh anak dalam cerita tidak ada temennya sama sekali yang ngerti die, dan semua melaknatnya,?
wala ini adalah masalah agak rumit. Mungkin ada akan Angle yang akan mengubah hidupnya dan setelah generasi rumitnya akan ada generasi bahagianya. Wokeh dahhh....
terus gimane untuk orang yang mencari kesana kesini namun orang2 pake jurus "NgumpetNoJutsu".Yap orang seperti ini nih, yang bakal ngomong sendiri. Biasanya dia ngomong dengan benda mati yang selalu menemaninya, bisa jadi Laptopnya, bisa jadi kendaraannya, atau guling lebih ekstremnya. Mungkin dia ingin mencari kenalan baru dan karena ke tidak PD annya dia hanya bisa kenalan dengan suara buatan dia sendiri, duh nambah gile ni. Bisa bisa dia termasuk salah satu anggota rumah sakit yang ada "J" nya itu lho.
Wokeh, orang seperti ini mungkin lebih suka melihat mereka2 yang asyiknya saling berinteraksi satu sama lain. Mungkin dia lebih suka duduk diantara keramaian bisa jadi itu di pasar, bisa jadi itu di acara festival atau lebih ekstremnya bisa jadi di perempatan jalan. miris banget.
dia hanya ingin berbagi seru dengan orang lain. Mungkin jika dia ada teman sejolinya, mungkin nih ya mereka akan berbuat sekonyong konyong koder, akan membuat kekacauan yang seru dan mengguncang masyarakat tentunya.
Untuk orang yang seperti ini nih yang patut diberi bantuan motivasi agar dia yang akan menjadi orang lain tersebut untuk orang yang seperti dia, nah itu lah hal yang gue ingat dari perkataan orang sukses. "jangan ragu ragu menolong orang asing, bisa jadi suatu saat ada orang asing yang akan menjadi penolong mu tanpa kamu sadari".
Nah jadi kata om Dedy "DENGAN SIAPA KAMU BERBAGI ?".....
Pertanyaan Supernya " DENGAN SIAPA AKUUU BERBAGI ??"
Sabtu, 06 Desember 2014
Senin, 03 November 2014
Seorang kecil seorang dewasa
Seorang kecil yang badung dengan udel bodongnya sambil berteriak teriak
Seorang kecil yang brutal kesana kesini bermain di desanya
hingga selalu ada telur yang pecah setiap harinya
Seorang kecil yang terperangkap dalam dinding cahaya semu
yang tidak bisa ditembusnya pada saat itu.
Seorang kecil yang memiliki mimpi besar tanpa memandang
kualitas otaknya dan menaruh banyak mimpi di atas awan
Seorang kecil yang sok keren , gila pujian terhadap wanita2
disekitarnya, berharap mereka tergila2 melihat ku
Seorang kecil yang selalu memiliki harapan yang tidak akan
pernah terwujud dalam hidupnya tanpa disadarinya sebelumnya
Seorang kecil yang beranjak remaja dan merasakan indahnya
angka angka yang sebelumnya dia benci
Seorang remaja yang menemukan 4 remaja pengubah hidupnya menjadi seorang yang berarti
Seorang remaja yang mulai merajut mimpinya yang bisa berdiri
diatas angka-angka dan fenomena
Seorang remaja yang sok mengubah namanya untuk memotivasi
dirinya sendiri demi cita citanya
Seorang remaja yang kehilangan 2 remaja penting hidupnya
Seorang remaja yang berharap bisa bertualang setiap sepulang
sekolah bersama 2 remaja sisanya,,
Seorang remaja yang mulai sok preman macarin anak orang tanpa pamit ke bapak si cewe
Seorang remaja yang menemukan wanita yang tomboy di masa itu dengan coko nya
Seorang remaja yang mulai merasa suka dengan wanita lagi dan menjadikannya sahabat wanita pertamanya
Seorang remaja yang mulai merasa terasingi dan kehilangan 2 remaja
lagi beserta wanita terakhir yang disukainya
Seorang remaja yang galau dalam bangku abu-abunya dengan
penuh harapan dan doa akan ada pengganti remaja hingga merubah suasana hatinya
Seorang remaja yang menemukan wanita KW di masa abunya
hingga dia pendam sangking pemalunya
Seorang remaja yang hanya mengaguminya dari kejauhan dibalik
tembok maupun pepohonan sekolah
Seorang remaja yang sadar akan keindahan di masanya dan
berhujung dengan penyesalan pada ujugnya
Seorang remaja yang mulai bergulat dengan angka angka demi
menggapai mimpinya di masa birunya dulu
Seorang remaja yang mati matian bertarung untuk mengejar
ketertinggalannya di masa lalu demi menggapai mimpinya
Seorang remaja yang pada akhirnya gagal untuk mempunyai jas
teratai abu abu dan lolos pada tugu biru nya
Seorang remaja yang melepas KW karena fashionnya dan ketidak akrabannya
Seorang remaja yang tidak pantas di sebut remaja melainkan
sudah beranjak dewasa
Seorang dewasa yang teringat cita citanya di masa birunya
hingga beberapa langkah lagi mencapainya
Seorang dewasa yang kembali galau dalam kehidupan rantau
barunya tanpa remaja dan KW penggantinya
Seorang dewasa yang tersadar akan originalnya pada saat itu dan terus mencari KW2 yang ada
Seorang dewasa yang pastinya lupa terhadap original karena merasa buruk bukanlah bandingan yang lain dari yang lain
Seorang dewasa yang kembali dengan harapannya untuk mengubah
suasananya yang lebih baik
Seorang dewasa yang sadar akan kehidupan setelah kematiannya nanti
Seorang dewasa yang berubah bukan dia lagi hingga dijauhi teman
dan kerabatnya karena keanehannya
Seorang dewasa yang bingung akan jalannya sendiri dan ingin berteriak di perempatan jalan pada malam hari
Seorang dewasa yang rindu terhadadap orang yang telah
membuatnya ada disini dan berharap mereka ada disini
Seorang dewasa yang berjalan sendirian sambil memikirkan
kehidupan beratnya disini
Seorang dewasa yang terus berjalan dan tidak berlari karena
keputus asaannya dalam hidup menanti dan menanti remaja2 yang baru untuk mengisi hidupnya
Seorang dewasa yang bertemu dengan originalnya kembali dalam
posisi dia sendiri tanpa kekasih
Seorang dewasa yang sedikit berubah suasananya karena kedatangannya saat itu
Seorang dewasa yang tumbuh harapan kecil terhadap original
itu karena kesendiriannya
Seorang dewasa yang sedkit minder karena banyak
kekurangannya untuk mendapatkannya hingga harapan hanyalah awang awang di atas langit
Seorang dewasa yang matanya di sirami debu atas kepergiannya dan kembali sendiri dengan organnya yang hilang
Seorang dewasa yang masih penuh harapan kepadanya...namun hanya harapan semoga itu terjadi
Seorang dewasa yang rela menghamburkan waktu dan misinya
untuk berjumpa dengan nya demi 30 menit bersamanya
Seorang dewasa yang cenat cenut hatinya ketika bertemu
dengannya di kegelapan di suatu terminal monster beroda
Seorang dewasa yang heran dengannya karena memiliki rasa
yang sama
Seorang dewasa yang berpikir akan jelek item pendek
jerawatan botak goblok akan dirinya dengan harapan mendapatkannya itu mustahil
Seorang dewasa yang kembali kehabitatnya untuk menggandeng
cita citanya karena kelegaannya...setelah mengungkapkannya
Namun si dewasa tetaplah seorang kecil yang dulu,
tetap memiliki pikiran pikiran elektron di otaknya.
Dengan penuh harapan dan cita cita yang tinggi.menggantung
Seorang yang pesimis tinggi dengan mimpinya....awang2 awang
Dan aku berani bertaruh dia akan mendapatkan mimpinya...
Meskipun memliki peluang 50% dari kehidupannya...
kapan aku optimis ?
Kamis, 28 Agustus 2014
Back to the mission
Sunday, 24 Agustus 2014 at 21.37 in the kos
Kembali lagi ke kehidupan yang membosankan
tanpa orang tua, hidup kuliah di jogja dengan penuh misi misi rahasia yang
harus dituntaskan. Tapi setelah dipikir pikir, ada sisi positifnya. Deket sama
orang tua selalu penuh dengan aturan – aturan mereka. Saya kan sudah besar gitu
lho. Jadi bete juga si kalo begini caranya. Besok adalah hari dimana aku akan
naik gunung lagi. Aku sudah di larang untuk naik gunung, cuman aku bilang aja “
iya iya” (sok sok nurut). Padahal kan ya aku ngebohong saja, wakakaka. Dari SD
sampe kuliah tetep aja jadi anjing peliharaan, gak boleh ini , gk boleh itu,
gondrong aja gak boleh. Untung saja motor sudah dikirim , meskipun harus
berkorban rambut gondrong ku (huhuhu). Tahun depan aku gak mau cukur deh,
biarin kalo diusir pun bodo. Taunya nyuruh belajar aja belajar, udah bengep nih
pala belajar mulu. Padahal aku juga mau ikut perguruan kungfu. Dan itu juga
dilarang, makanya bodo – b0d0 amat. Padahal kan pake uang beasiswa ku sendiri lha
yaw. Tenang aja , aku sekarang pake tekhnik diam – diam bwahhaahahah.
Besok aku akan pergi naik gunung dengan teman
smp cewe yang dulunya aku suka (cuuiiit cuiiit). Tadinya sih rencana ber-empat,
dengan teman ku dan teman dia. Gara – gara temanku gk jadi, jadi mepet hampir
bedua. Waaaooooow,, daki gunung berdua dengan seorang cewe , wakaka. Sebenernya
aku merasa takut kawan. Hal itu terasa sangat aneh bagiku, aneh bagimu..(ya
enggak bagimu). “ aku tak biasaaaaaaaa, aku
tak biasaaaaa di sisimu..... aku tak biasa bila kau tak mendengarrrr
suarakuuuu.” (nyanyi). Bener tuh aku mana biasa apalagi pernah ngegondol anak
orang (cewe lagi) jauh2 ( maklum jomblo teruuuus, deket cewe jadi grogi,,,
wakaka). Dari saat itu deh aku gemeteran dan panas dingin mau muntah, eh eh
Alhamdulillah,,,, ada seorang cowo temennya temenku yang bisa diajak,, jadi 4
orang lagi tuh heheheaaaaaa.
Liat besok kita menuju bibir
Sumbing............... eh salah Gunung Sumbing...... wwakakakaka.
Bye sampai disini
dulu yaw.
Written by Scopus.
Sabtu, 12 Juli 2014
Bingung aku dengan aku yang BARU
Sabtu 12 juli 2014 at home at 22.00
Bingung aku.
Bingung aku bukan bingung kamu.
Sekarang aku sudah beda.
Gk kayak dulu yg bersalaman dengan lawan jenis dan boncengan seenaknya bersama lawan jenis.
Mungkin ini efek dari menuntut ilmu.
Aku merasa aneh dan benci kepada mereka..
Yg tidak menuntut ilmu agama.
Yg tidak menutup aurat.
Yg tidak peduli dengan syariat.
Semakin aku berkurang jaringan kawanku karena semakin aku waspada kepada hal yg bathil.
Namun.. malem ini aku melawan pantangan ku.
Aku membonceng seorang wanita.
Seusai acara buka bersama kelas xii ipa 1.
Dan aku merasa sedikit demi sedikit aku merasa seperti dulu.
Barusan aku berkonflik di fb.
Mengenai agama dan negara.
Semakin aku menuntut ilmu semakin aku dikuasai oleh ilmu ini untuk menjatuhkan orang lain yg tidak menuntut ilmu (agama).
Aku menyesalinya setelahnya.
Setiap aku selesai konflik aku menyesal.
Hanya aku yg merasakannya.
Semakin aku berbeda semakin aku sendiri dijauhi kawan atas perilaku dan sifatku.
Dan semakin aku menjelekan orang lain.
Sulit sekali menjaga ilmu ini.
Sedikit mereka mencela aku langsung berkomentar menjelekannya menghinakaannya karena minimnya ilmu mereka.
Aku bingung.. aku tidak menuntut ilmu aku jauh dari pintu surga.
Aku menuntut ilmu pintu neraka terbuka lebar bagiku.
Pernah terpikir dibenakku..
Masa2 remaja saya dengan pacaran dan berpegangan tangan antar jenis.
Dan rasanya begitu ingin kembali seperti dulu.
Ingin kembali sepertu dulu.
Namun tetap aku akan berjuang mempertahankan syariat islam.
Aku teringat oleh alm ust uje yg dulunya pacaran dengan pipik.
Dan dia menjadi da'i profesional.
Apakah boleh pacaran asal baik2 caranya.?
Huffzz
Semua tergantung lingkungan.
Jika saya tetap di lampung mungkin sifat dulu saya akan berkembang.
Jika saya diyogya dengan ngaji dan menunttut ilmu saya akan menjadi saya yg baru.
Aku bingung... dari dulu aku ingin sekali memiliki sahbat baik wanita atau itu pria.
Aku orang yg penyendiri sehingga aku terpaku untuk mencari sahabat yg penyendiri juga.
Yg merasa tidak memiliki kawan selain aku.
Hanya impian belaka yg tidak akan pernah tercipta.
Bingung aku dengan aku yg baru (yogya) terhadap lingkungan lamaku (lampung )
Bingung aku.
Bingung aku bukan bingung kamu.
Sekarang aku sudah beda.
Gk kayak dulu yg bersalaman dengan lawan jenis dan boncengan seenaknya bersama lawan jenis.
Mungkin ini efek dari menuntut ilmu.
Aku merasa aneh dan benci kepada mereka..
Yg tidak menuntut ilmu agama.
Yg tidak menutup aurat.
Yg tidak peduli dengan syariat.
Semakin aku berkurang jaringan kawanku karena semakin aku waspada kepada hal yg bathil.
Namun.. malem ini aku melawan pantangan ku.
Aku membonceng seorang wanita.
Seusai acara buka bersama kelas xii ipa 1.
Dan aku merasa sedikit demi sedikit aku merasa seperti dulu.
Barusan aku berkonflik di fb.
Mengenai agama dan negara.
Semakin aku menuntut ilmu semakin aku dikuasai oleh ilmu ini untuk menjatuhkan orang lain yg tidak menuntut ilmu (agama).
Aku menyesalinya setelahnya.
Setiap aku selesai konflik aku menyesal.
Hanya aku yg merasakannya.
Semakin aku berbeda semakin aku sendiri dijauhi kawan atas perilaku dan sifatku.
Dan semakin aku menjelekan orang lain.
Sulit sekali menjaga ilmu ini.
Sedikit mereka mencela aku langsung berkomentar menjelekannya menghinakaannya karena minimnya ilmu mereka.
Aku bingung.. aku tidak menuntut ilmu aku jauh dari pintu surga.
Aku menuntut ilmu pintu neraka terbuka lebar bagiku.
Pernah terpikir dibenakku..
Masa2 remaja saya dengan pacaran dan berpegangan tangan antar jenis.
Dan rasanya begitu ingin kembali seperti dulu.
Ingin kembali sepertu dulu.
Namun tetap aku akan berjuang mempertahankan syariat islam.
Aku teringat oleh alm ust uje yg dulunya pacaran dengan pipik.
Dan dia menjadi da'i profesional.
Apakah boleh pacaran asal baik2 caranya.?
Huffzz
Semua tergantung lingkungan.
Jika saya tetap di lampung mungkin sifat dulu saya akan berkembang.
Jika saya diyogya dengan ngaji dan menunttut ilmu saya akan menjadi saya yg baru.
Aku bingung... dari dulu aku ingin sekali memiliki sahbat baik wanita atau itu pria.
Aku orang yg penyendiri sehingga aku terpaku untuk mencari sahabat yg penyendiri juga.
Yg merasa tidak memiliki kawan selain aku.
Hanya impian belaka yg tidak akan pernah tercipta.
Bingung aku dengan aku yg baru (yogya) terhadap lingkungan lamaku (lampung )
Minggu, 29 Juni 2014
Kenangan si EmBah
29 juni 2014 (LIMUNY) at 23.27
namanya mbah mansyur kalo saya gk salah dengan ingatan saya. mbah ini rajin shalat ke masjid.(meskipun sudah tua) masjid terdekat dengan rumahnya yaitu masjid Al-Mukmin di jalan kaliurang deket kost ku. umurnya 85 tahun. cuman sedikit aku tau masa lalunya (kisah mudanya) . dia bekerja sebagai PMI ketika zaman peperangan indonesia. dia selalu bilang sambil genggam tangan dan mengepalkannya. "(kata2 nya lupa selalu berhubungan kemerdekaan indonesia)".
setiap hari senin malam di masjid Al-Mukmin selalu mengadakan kajian rutin "Sirah Sahabat". mbah selalu datang , tapi dia selalu tidur dengan monyongnya (bayangin kan deh) (kadang abis shalat wajib juga lagi pada dzikir ni mbah monyong juga sambil memejamkan matanya). sayangnya aku gk punya potonya deh. dan ketika kajian selesai dia seketika bangun sambil menunggu jatah snack pribadinya. (jadi kayak punya insting) (emang disediain snack diakhir kajian). setelah dapet snack dan selang 15 menit an. dia beranjak pulang. karena sudah larut malam pukul 22.00.
mbah ini orangnya lucu. cuman pas poto ini aja agak serem.wkwkwk.
kalo mau ngomong sama dia, mulut kita harus 1 cm dari telinganya hiks hiks.(maklum sudah mbah2)
setiap saya bertemu dengan dia , dia selalu geleng2 kepala dengan senyum lebarnya (tanpa gigi kan sudah ompong) , seketika itu saya sambil nyengir (kan masih punya gigi) dan mendekatinya untuk bersalaman.
salaman bersama mbah serasa masa masa tahun 45. genggaman yang kuat dan suara kebebasan (jaman dulu).
kadang pas mau shalat saya sediain kursi untuknya , kadang mas fitri (selaku takmir) dan kadanga mas saifuddin dan mas arjun atau warga setempat.
mbah shalat sambil duduk di kursi biru yang dialasi dengan kain putih.
ketika menjelang shalat wajib (waktu jeda) , saya sering menyentil telinganya dari belakang, lalu dia nengok2 dan nuduh saya, saya nggak ngaku2 deh wkwkwk. pernah pas shalat jum'at, saya enggak tahu tuh si mbah lagi shalat sunnah (sambil duduk) terus saya sentil telinganya kemudian si mbah berdehem. dan ketika itu saya sadar "eh buset lagi shalat saya sentil". tapi setelah shalat sunnah , si mbah tak bisikin di kupingnya "maaf mbah gk tau kalo lagi shalat". terus si mbah malah ngetawain saya wkwkwk. saya senyum2 nyengir aja deh.
cuman udah lama saya gk shalat di Al-Mukmin. saya memiilih shalat di Al-Huda. hal yang sangat disayangkan. dan udah 2 pekan menjelang puasa saya gk ikut kajian dan tidak bisa berjumpa dengan mbah. dan pas masuk bulan puasa ramadhan saya shalat di Al-Mukmin lagi.
dan seketika itu saya dapet berita dari mas fitri "mbah udah nggak ada". (clentong pikiran saya).
pada pagi harinya pukul 9 yang saya hendak berguru (les) dengan mas fitri. kejadiannya dini hari ujarnya
sangat menyesal sekali saya gk shalat di masjid itu. giliran ke sana saya udah gk bisa bertemu dengan mbah lagi. gk biisa lihat geleng2 nya lagi. gk bisa salaman dengan mbah lagi. enggak bisa liat monyongnya lagi. gk bisa bisikin dia lagi gk bisa sentil telinganya lagi. mbah yang umurnya 85 tahun masih rajin ke masjid. dan kita kita ?.
saya memohon kepada kawan2 dan sahabat2 yang membaca postingan saya.
saya mohon dan meminta sedkit waktu kawan2 dan sahabat2 untuk mengirim do'a ke mbah. \seikhlasnya
saya sangat mengharapkan aksi kawan2 dan sahabat2.
saya memohon kepada kawan2 dan sahabat2 yang membaca postingan saya.
saya mohon dan meminta sedkit waktu kawan2 dan sahabat2 untuk mengirim do'a ke mbah. \seikhlasnya
saya sangat mengharapkan aksi kawan2 dan sahabat2.
saya memohon kepada kawan2 dan sahabat2 yang membaca postingan saya.
saya mohon dan meminta sedkit waktu kawan2 dan sahabat2 untuk mengirim do'a ke mbah. \seikhlasnya
saya sangat mengharapkan aksi kawan2 dan sahabat2.
disamping kita mendapat pahala, kita bisa meringankan beban orang lain.
terimakasih atas kepedulian para kawan2 dan sahabat2 saya
terimakasih.
semoga Allah membalas kebaikan kawan2 dan ssahabat2 dengan ganjaran yang melebihi aksi kalian.
Aamiin aamiin aamiin.
Sabtu, 28 Juni 2014
ngajarin bocah bocah upil
28 juni 2014 at 22.30 pm in the kost via android
Gw kira gw bakal ngajarin tuyul tak guna dan waktu habis sia2.
Ternyata peristiwa itu mengingatkan kepada saya seorang sosok pria tinggi kurus berpeci dan baik hati . Dialan ustadz marsan kalo gk salah. Dia ustadz ngajiku sewaktu aku masih akar kecambah.
Dia usradz yg masih terkenang di ingatan ku.
Dan ketika itulah yg mengingatkan gw.
Peristiwa itu adalah ngajar TPA.
dan baru kali ini gw ngajar TPA di masjid dimana deket t4 kost gw.
Gw malu sekali dan gw kira itu... ngabisin waktu.
Tapi gk tau ya untuk kedepannnya , namun saat ini ya yg gw rasain seru gitu. Udah dapet makan gratis ngeliat tuh kelakuan si bocah pecacal.peciculan kayak upil.
Tapi tuh anak ngingetin kelakuan gw waktu kecil.
Dari situ gw pun berpikir , nih anak2 harus dididik secara islami.
Siapa lagi kalo bukan orang tuanya. Dan bantuan para guru ngaji.
Jadi termotivasi ni ngajarin tuh bocah2. Meskipun padahal gw mau menjadi guru para remaja.. soalnya lebih nurut dan gk bawel dan cepet nyambung.
Yoah, nih pengalaman pertama aku mas broooooo.
Gw kira gw bakal ngajarin tuyul tak guna dan waktu habis sia2.
Ternyata peristiwa itu mengingatkan kepada saya seorang sosok pria tinggi kurus berpeci dan baik hati . Dialan ustadz marsan kalo gk salah. Dia ustadz ngajiku sewaktu aku masih akar kecambah.
Dia usradz yg masih terkenang di ingatan ku.
Dan ketika itulah yg mengingatkan gw.
Peristiwa itu adalah ngajar TPA.
dan baru kali ini gw ngajar TPA di masjid dimana deket t4 kost gw.
Gw malu sekali dan gw kira itu... ngabisin waktu.
Tapi gk tau ya untuk kedepannnya , namun saat ini ya yg gw rasain seru gitu. Udah dapet makan gratis ngeliat tuh kelakuan si bocah pecacal.peciculan kayak upil.
Tapi tuh anak ngingetin kelakuan gw waktu kecil.
Dari situ gw pun berpikir , nih anak2 harus dididik secara islami.
Siapa lagi kalo bukan orang tuanya. Dan bantuan para guru ngaji.
Jadi termotivasi ni ngajarin tuh bocah2. Meskipun padahal gw mau menjadi guru para remaja.. soalnya lebih nurut dan gk bawel dan cepet nyambung.
Yoah, nih pengalaman pertama aku mas broooooo.
Senin, 23 Juni 2014
gagal naik gunung
Bete nya diriku minggu ini.
Aku berencana naik ke puncak sumbing, karena keterbatasan uang untuk transportasi umum dan peminat kawan yang mau ndaki juga dikit deh.
Betenya bangke.
Ini derita gk ada motor kali ya.
Bodo amat deh.
Puokoknya untuk semester 3 dan seterusnya minimal 1 bulan sekali gw ndaki gunung.
Karena gw mau dibawain motor hehe.
Gw juga harus nabung beli.perlengkapan yg belum.punya.
Pokoknya sedih deh sedih deh..sialan.
Aku berencana naik ke puncak sumbing, karena keterbatasan uang untuk transportasi umum dan peminat kawan yang mau ndaki juga dikit deh.
Betenya bangke.
Ini derita gk ada motor kali ya.
Bodo amat deh.
Puokoknya untuk semester 3 dan seterusnya minimal 1 bulan sekali gw ndaki gunung.
Karena gw mau dibawain motor hehe.
Gw juga harus nabung beli.perlengkapan yg belum.punya.
Pokoknya sedih deh sedih deh..sialan.
Langganan:
Postingan (Atom)
